UNTUK APA ADA ORGANISASI MAHASISWA?

Rizki Pratama*

 Mahasiswa Prodi. Pend. IPS, FPIPS, UPI angkatan ke-2 (2010)

Pada dasarnya, Organisasi Mahasiswa adalah sebuah wadah berkumpulnya mahasiswa demi mencapai tujuan bersama, namun harus tetap sesuai dengan koridor AD/ART yang disetujui oleh semua pengurus organisasi tersebut. Organisasi Mahasiswa tidak boleh tunduk dan menyerah pada tuntutan lembaga kampus tempat organisasi itu bernaung, melainkan harus kritis dan tetap berjuang atas nama mahasiswa, bukan pribadi atau golongan.

Apa pentingnya mengikuti kegiatan Organisasi Mahasiswa di kampus? Mungkin pertannyaan tersebut sering kita dengar dari luar atau dalam hati kita sendiri.

Jika bicara tentang fungsi Ormawa di kampus, secara legitimasi fungsi Organisasi Mahasiswa termaktub dalam pasal 5, Keputusam  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 155 /U/1998, tidak kurang ada tujuh fungsi Organisasi Kemahasiswaan, yakni sebagai; (1) perwakilan mahasiswa tingkat perguruan tinggi untuk menampung dan menyalurkan aspirasi mahasiswa, menetapkan garis-garis besar program dan kegiatan kemahasiswaan; (2) pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan; (3) komunikasi antar mahasiswa; (4) pengembangan potensi jatidiri mahasiswa sebagai insan akademis, calon ilmuwan dan intelektual yang berguna di masa depan; (5) pengembangan pelatihan keterampilan organisasi, manajemen dan kepemimpinan mahasiswa; (6) pembinaan dan pengembangan kader-kader bangsa yang berpotensi dalam melanjutkan kesinambungan pembangunan nasional; (7) untuk memelihara dan mengembangkan ilmu dan teknologi yang dilandasi oleh norma-norma agama, akademis, etika, moral, dan wawasan kebangsaan.

Sebuah kelompok memiliki peran dan fungsinya masing-masing. Organisasi Mahasiswa berperan dalam melaksanakan kegiatan mahasiswa. Dalam Organisasi Mahasiswa pasti terdapat interaksi di dalamnya. Dan dengan kesibukan dalam kegiatan aktifisnya mahasiswa dituntut selalu fokus dan menemukan jatidirinya sebagai insane akademis.

Tentang berorganisasi berkaitan dengan manajemen, kepemimpinan dan pengetahuan tentang organisasi.  Dan kesemuannya itu bermuara pada kegiatan melanjutkan kesinambungan pembangunan nasional, serta tidak melupakan norma agama, akademis, etika, moral, dan wawasan kebangsaan dalam pengembangan ilmu dan teknolog.

Apa saja kegiatan organisasi mahasiswa selain aksi demo? Ada pilihan lain yang menurut pandangan saya lebih mengena dan lebih santun dan meminimalisir terjadinya bentok fisik dengan aparat keamanan sehingga tidak terjadi kericuhan, tidak lain dan tidak bukan adalah  dengan cara membudayakan dan mengembangkan kegiatan intelektual nenulis. Dengan menulis kita bisa menuangkan beberapa gagasan dan bisa di baca oleh semua kalangan dari kuli pasar sampai kuli intelek di dalam kelas.

Dunia Organisasi Mahasiswa merupakan sebuah alur dalam pembelajaran diri dan wadah pendewasaan. Selain berfungsi sebagai pembelajaran diri, organisasi mahasiswa merupakan wahana bagi mahasiswa berempati dengan situasi yang terjadi di masyarakat. Negara berkembang layaknya Indonesia, banyak dihadapkan masalah-masalah sosial terutama menyangkut kesenjangan ekonomi, kecurangan, ketidakadilan, dan ketidakstabilan politik. Organisasi mahasiswa membawa para anggotanya bersinggungan langsung dengan persoalan-persoalan ini, sekaligus mengugah rasa kritis untuk mencari solusi atas apa yang terjadi.

Berorganisasi itu menyenangkan. Berorganisasi (berkumpul) merupakan kebutuhan naluri seorang manusia. Belajar di Organisasi Mahasiswa sama dengan belajar lebih awal di lapangan. Sebagai seorang mahasiswa ormawa bagaikan alat upgrade diri, menjadi pribadi yang bijaksana, dan himpunan dapat menjadi alat kekuatan kolektif mahasiswa untuk menuju perubahan yang lebih baik. Semangat mahasiswa itu bukan sekedar dalam aspek akademik namun, mahasiswa masalah ‘jiwa’ ‘mental’ ‘karakter’. dengan kata lain organisasi dapat membentuk karakter (penggunaan potensi dengan sebaik-baiknya).

Organisasi mahasiswa menjembatani domain menara gading kampus yang elitis dengan ruang masyarakat. Sehingga, ketika terbiasa menghadapi problem kehidupan, mahasiswa tidak lagi canggung bergumul dengan ruang baru, baik di masyarakat maupun di dunia kerja selepas lulus dari perguruan tinggi. HIDUP MAHASISWA !!! HIDUP RAKYAT INDONESIA !!!

Pos ini dipublikasikan di Mahasiswa. Tandai permalink.

8 Balasan ke UNTUK APA ADA ORGANISASI MAHASISWA?

  1. acecel berkata:

    mau nambahin kang, budaya belajar bertanya bekerja bersama di rasa cocok untuk kita mahasiswa jaman sekarang yang utamanya berkecimpung di ormawa. selain mengajarkan berpikir kritis melalui belajar bertanya, juga mampu membuat arti dari organisasi itu berjalan sesuai hakikatnya , tentunya dengan bekerja bersama. hehehe

  2. tami berkata:

    menurut admin, upgrading pengurus itu kayak apa sih? masih bingung nih

    • Rizki Pratama berkata:

      maaf baru bales, menurut saya disesuaikan dengan kebutuhan BEM aja. sesuaikan dengan visi organisasinya.

    • Rizki Pratama berkata:

      1. Lakukan penelitian sumber daya pengurus. Kamu bisa menggunakan instrumen lembaga yang ideal/ organisasi yang ideal menurut AD-ART.
      2. Pilih Indikator yang belum tercapai di setengah kepengurusan.
      3. Tentukan jenis kegiatan. Bisa berupa seminar, pelatihan bahkan outbound.
      4. Sesuaikan pematerian dengan pemateri. Pemateri harus sesuai dengan latar belakang keilmuan atau pengalaman organisasi.
      5. Buat evaluasi untuk mengetahui perkembangan setelah kegiatan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s